Showing posts with label RAMBUT CANTIK. Show all posts
Showing posts with label RAMBUT CANTIK. Show all posts

Hasil Rebonding dan Smoothing di Erlia Salon 2 Temayang Bojonegoro

Yth. Pelanggan Erlia Salon baik Erlia Salon 1 maupun Erlia Salon 2. Berikut hasil rebonding dan smoothing di Erlia Salon 2 yang merupakan cabang dari Erlia Salon 1 yang berada di Jln. Kaliasin Ds. Jari Kec. Gondang Kab. Bojonegoro Provinsi Jawa Timur.

Sedangkan Erlia Salon 2 berada di pojok dalam Terminal Temayang Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur. Berikut beberapa contoh hasil pelurusan rambut baik dengan teknik rebonding maupun smoothing baru-baru ini:















Sifat-sifat Agar Untuk Mencapai Budi Pekerti Yang Luhur / Super Ego

Untuk mencapai tingkat kepribadian yang luhur (super ego), kita hendaknya memiliki sifat-sifat antara lain:

a) Rela dan menerima keadaan

Dengan memiliki sifat rela dan menerima keadaan, berarti kita mampu mengikhlaskan segala sesuatu yang terjadi diluar jangkauan kemampuan kita sebagai manusia, sehingga badai apapun yang menimpa kita akan mampu mengatasinya. Dengan demikian kita akan merasa tenang lahir dan batin serta bersikap positif dalam menghadapi kehidupan dunia ini.

b) Jujur

Kejujuran yang kita miliki akan mendatangkan kepercayaan yang baik. Kalau kita dikenal orang jujur, maka tak akan ada kesulitan yang berarti yang akan merintangi segala usaha kita dalam kehidupan ini.
Segala jalan yang baik akan terbentang dihadapan kita Insya Allah akan mampu mencapai keberhasilan baik lahir maupun batin.


c) Sabar

Orang yang memiliki kesabaran berarti dia mampu menerima segala macam problema hidup dan mampu mengendalikan emosi negatifnya. Mampu mengendalikan sifat-sifat negatif yang tercela dan dapat menampilkan sifat-sifat positif yang menyenangkan.

d) Mawas diri

Seseorang yang memiliki sifat mawas diri berarti dia telah menguasai teknik berfikir dengan bijaksana dan mampu mengolah rasa yang tepat dan menyakinkan, sehingga mampu menyadari segala tingkah
laku yang kurang baik yang merupakan kelemahan dirinya. Pada dasarnya apabila kita sudah mampu menata kepribadian maka kita pun akan mampu menata pribadi orang lain. Oleh karena itu sifat-sifat
yang baik harus tetap dipelihara, sedangkan sifat-sifat yang jelek hendaklah diperbaiki menjadi sifat-sifat yang baik, misalnya sifat tinggi hati dan angkuh hendaklah dirubah menjadi rendah hati dan ramah
tamah, sehingga dimanapun kita berada, kita akan selalu disenangi banyak orang.

e) Budi luhur

Sifat budi luhur seharusnya dilatih dan dipupuk terus-menerus tanpa kenal rasa bosan dan putus asa, sehingga mendarah daging. Hal ini merupakan ciri-ciri khas watak orang yang bijaksana, dan mampu
menampilkan kepribadian luhur, berarti selalu pada kondisi yang prima, tentram lahir dan batin.

Perasaan tentram yang dimiliki akan membawa ketenangan, keamanan dan kedamaian di dalam hati, tidak ada kegelisahan dan kesedihan yang berlaru-larut. Kedamaian hati akan mendatangkan perasaan senang dan bahagia. Dengan demikian kita akan memiliki kesehatan, kecantikan, keindahan dan kebahagiaan yang mampu mensejahterakan manusia lainnya.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kepribadian Seseorang

Ada 3 faktor yang mendukung untuk mencapai hal yang menyangkut kepribadian, yakni sebagai berikut:

a) Faktor sifat

Sifat yang dimaksud secara umum adalah seseorang yang mencerminkan tingkah laku atau kualitetnya melalui sifat-sifat yang dipunyainya. Misalnya seorang wanita yang begitu cantik dari luarnya, tetapi memendam sifat yang tidak baik dihatinya, sehingga menyebabkan ia disisihkan dari pergaulan atau dicemoohkan orang lain.

Dalam hal ini ada beberapa sifat tidak baik yang dipunyai seseorang terutama wanita, antara lain:

·       Sombong dan angkuh. Sifat ini hanya akan mendatangkan kebencian orang banyak dan sama sekali tidak berguna.
·       Banyak mencela. Ada pribahasa mengatakan bahwa: orang yang banyak mencela berarti ada kekurangan di dalam dirinya. Sedangkan dalam khayalnya ia merasa seorang yang sangat pintar, padahal kepintarannya itu tidak ada gunanya sama sekali tanpa diiringi dengan kerja. Akhirnya perbuatan mencela ini akan mendatangkan rasa tidak simpatik terhadap orang lain.  
·       Galak merupakan suatu sifat yang tidak pada tempatnya dilakukan dalam pergaulan hidup. Ini hampir sama dengan sombong atau angkuh, karena hal ini menunjukkan orang yang berjiwa sempit dan kurang luwes ketika dalam pergaulan.
·       Ceroboh, biasanya orang yang begini kurang memikirkan dengan baik sesuatu pekerjaan yang akan dilakukan terlebih dahulu, sehingga sifat ini dapat dikatakan telah kehilangan fungsinya dengan baik.

b) Faktor pendidikan

Ada pengetahuan dalam diri seseorang sudah tentu merupakan hal yang positif, demikian juga pada diri wanita. Problem-problem dalam hidup biasanya dipecahkan oleh adanya pengetahuan.


Hal-hal yang bersifat pendidikan antara lain:

1.   Percaya pada diri sendiri, sehingga pada setiap tindakan yang dilakukan memberikan kenyakinan. Penyelidikan secara ilmu jiwa memberikan keterangan bahwa adanya kepercayaan pada diri sendiri dapat membuat seorang wanita menjadi lebih menarik lagi.
2.   Memahami pergaulan, merupakan suatu hal yang demikian penting tetapi kadang-kadang dilupakan oleh para wanita. Adalah hal yang janggal bila seorang wanita kedatangan tamu dirumahnya, mendapat kritikan-kritikan dari orang lain. Biasanya orang yang begini menjadi emosi (egonya akan muncul). Padahal kalau saja mau berfikir sejenak biasanya dibalik kritikan tersebut terdapat sesuatu hal yang membangun dan tak ada salahnya kalau kita menerima segala kritikan yang merupakan suatu tanda adanya jiwa bijaksana.
3.   Secara terbuka mau mengakui kesalahan dan meminta maaf atas perbuatan yang keliru. Hal ini akan membuat orang lain menjadi senang. Kita harus menyadari bahwa tidak selamanya maksud baik mendatangkan kebaikan. Juga kita harus maklum bahwa penilaian manusia satu sama lain berbeda dan berubah-ubah menurut keadaan.
4.   Selalu luwes dimanapun kita berada baik dirumah, dikantor ataupun sedang berbelanja.
5.   Tidak mudah terbawa arus, selalu menjaga keseimbangan pikiran dan perasaan sehingga tidak mudah terbawa kesan-kesan negatif dari orang lain.
6.   Mau belajar dari orang lain atau dari buku-buku, untuk menambah/mengoreksi kekurangan diri pribadi dan bukannya membanding-bandingkan segi kecantikannya.
7.   Dapat bekerja dengan metode yang tepat, bukannya asal bekerja saja.
 
c) Faktor pergaulan

Pergaulan sangat erat hubungannya dengan kecantikan. Bila seseorang yang cantik tapi hanya disimpan atau berdiam diri dirumah tanpa bergaul, jelas pemunculannya didepan umum akan kaku. Oleh karena itu, kita harus membiasakan diri bergaul dengan baik, sopan, atau selalu bersikap luwes, pandai mengendalikan emosi dan sebagainya.

Jadi, didalam pergaulan bukan pakaian yang bagus atau make-up yang menarik, akan tetapi bukan itu saja yang menjadi ukuran, melainkan cara/sikap yang simpatik dari orang tersebut. Hal ini dituntut dari suatu kebiasaan sejak dini yang dimulai dari rumah tangga (orang tuanya), di sekolah atau di kantor, lingkungan di mana ia tinggal ataupun banyak belajar dari pengalaman, buku dan sebagainya.

Apabila emosi tidak terkontrol dalam pergaulan, seperti terucap kata-kata yang buruk, akan mewujudkan iklim jiwa kita. Hal ini akan mengakibatkan rentetan yang panjang dalam hidup ini. Sekali kata-kata yang terucap dari mulut maka tidak sepatah katapun yang dapat dicabut lagi, apakah kata-kata ini menyenangkan atau menyakitkan hati orang yang mendengarnya. Setiap kata yang terucap dari mulut kita, menyatakan isi dan cara berfikir yang mencerminkan kepribadian kita.

Perkataan dan tindakan yang tidak terkontrol, merupakan penghalang bagi tercapainya keberhasilan, sehingga menyebabkan kegagalan yang sangat menyakitkan ataupun tidak menyenangkan. Kegagalan yang berulang-ulang akan membuat kita menderita tekanan batin yang hebat. Apabila tekanan ini dibiarkan berlarut-larut, dapat menyebabkan gangguan dan kelainan jiwa. Untuk mencapai hal tersebut maka kita hendaknya memperkuat keimanan sebagai dasar kesehatan psikis.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kecantikan Rambut

Selain adanya Faktor-faktor Umum Yang Mempengaruhi Kecantikan Rambut terdapat juga Faktor-faktor Khusus Yang Mempengaruhi Kecantikan Rambut - Faktor khusus yang dimaksud dalam hal ini adalah beberapa faktor yang berkaitan erat dengan keadaaan kulit kepala dan rambut.

Berbagai faktor khusus yang mempengaruhi kesehatan dan kecantikan kulit kepala dan rambut antara lain:

a. Faktor hormonal

Faktor hormonal adalah terjadinya ketidakseimbangan hormon di dalam tubuh yang akan mengakibatkan aktifitas kelenjar minyak berlebihan. Aktifitas kelenjar minyak berlebihan itu akan mengakibatkan kulit kepala dan rambut sangat berminyak. Hal ini dikarenakan produksi minyak berlebihan yang memungkinkan timbulnya kelainan-kelainan kulit kepala berupa dandruff (ketombe).

b. Faktor keturunan

Rambut seseorang dapat ditentukan dalam percampuran gen ayah dan ibu, sehingga semua kerusakan atau kelainan pada rambut bisa dipengaruhi oleh faktor keturunan (genetic). Hal ini sangat terlihat pada pria, bila sang ayah berambut tipis atau cenderung botak, maka anak lelakinya akan mengalami hal yang sama pada usia tertentu. Selain itu pertumbuhan uban yang dialami oleh seseorang pada usia dini juga merupakan faktor keturunan. Jadi jelaslah bahwa faktor keturunan berpengaruh terhadap kesehatan dan kecantikan rambut.

c. Faktor iklim

Faktor iklim juga merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan dan kecantikan kulit kepala dan rambut. Sebagai contoh ada orang tertentu yang tidak tahan terhadap udara panas ataupun udara yang terlalu dingin, yang akan mengakibatkan kondisi kulit kepala dan rambut berketombe, kering, kusam dan rontok. Pajanan sinar matahari secara terus menerus dapat membuat rambut menjadi pecah-pecah/berbelah, kusam dan merah.


d. Faktor mekanis

Faktor mekanis adalah disebabkan karena terjadinya benturan, tekanan, tarikan secara berulang yang dapat mengakibatkan kerontokan hingga kebotakan rambut. Contoh; seorang pria yang selalu mengenakan topi baja, sehingga terjadi penekanan pada kepala secara terus-menerus yang akan mengakibatkan rambut rontok dan botak.

Begitu juga dengan wanita yang sering melakukan penarikan rambut yang diikat kencang, sering memakai wig, perlakuan pemakaian bahan-bahan kimia (kosmetika yang bersifat basa tinggi), memakai jilbab yang secara terus menerus tanpa memberi nafas pada rambut.

e. Faktor makanan

Makanan yang dimakan sangat berpengaruh pada kesehatan dan kecantikan rambut. Misalnya makanan yang banyak mengandung lemak/pedas, dapat memicu kelenjer lemak dipori-pori kulit kepala, keringat banyak keluar, pori-pori terbuka, maka rambut mudah tercabut dari akarnya. Pemakaian obat-obatan, kondisi orang yang rentan terhadap obat, rambutnya akan mengalami kelainan/kerusakan, stress dan kelelahan.

Rambut yang tumbuh kuat, lembut dan bercahaya adalah cerminan dari tubuh yang sehat. Untuk memiliki rambut yang indah dan bercahaya tentunya memerlukan pasokan vitamin, mineral dan gizi lainnya yang memadai.

Pengertian Tata Kecantikan Rambut

Definisi Tata Kecantikan Rambut - Berbicara tentang tata kecantikan rambut dapat ditinjau dari asal katanya, seperti yang dijelaskan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia tahun 1991 bahwa; tata adalah sama dengan aturan, teknik atau susunan. Jadi tata merupakan kaidah seperti; mengatur, menyusun, memperbaiki dari kondisi yang ada menjadi lebih baik dan indah.

Sedangkan kecantikan adalah keelokan baik wajah maupun tubuh secara menyeluruh.dengan demikian kecantikan adalah sesuatu yang indah, memiliki keseimbangan/keserasian harmoni dan simetris antara bagian tubuh lainnya sementara rambut adalah mahkota bagi pemiliknya, yang merupakan salah satu unsur penilaian penampilan seseorang.


Dengan demikian pengertian tata kecantikan rambut adalah; suatu ilmu yang mempelajari bagaimana cara mengatur atau memperbaiki tatanan rambut, kondisi rambut yang dibentuk sedemikian rupa, dari yang ada menjadi lebih baik, indah dan mempesona, memiliki keseimbangan/keserasian dan simetris antara bagian-bagian tubuh lainnya.

Untuk itu buku ini akan membahas tentang Tata Kecantikan Rambut yang mencakup hal-hal mengenai kepribadian, penampilan, kecantikan rambut yang meliputi anatomi dan fisiologi rambut, kosmetika rambut, perawatan rambut, penataan/styling, pemangkasan, pewarnaan, pengeritingan, meluruskan rambut (smoothing dan rebonding) serta menjual produk dan jasa kecantikan rambut. 

Pengertian Cantik Secara Umum

Wanita yang bagaimanakah yang dikatakan cantik? Hal ini merupakan masalah penting baik bagi wanita sendiri maupun bagi seorang ahli kecantikan. Karena kecantikan tersebut juga butuh tentang hal-hal yang berhubungan dengan perawatan tubuh secara menyeluruh. Namun sebenarnya cantik itu tidaklah sama penilaiannya untuk setiap orang atau sangat relatif.


Sampai saat ini tidak ada rumus yang baku tentang pengertian cantik, sehingga menimbulkan versi yang berbeda-beda. Misalnya Si A menilai kecantikan seseorang hanya pada bentuk wajah saja, sementara Si B menilai tentang sikap atau bisa saja seseorang mengatakan bibir yang tipis itu adalah cantik, sedangkan disisi lain hidung mancunglah yang termasuk kategori cantik.

Pandangan cantik yang biasa dianut orang adalah bila wajah memiliki keseimbangan harmoni dan simetris antara bagian-bagiannya. Namun keadaan itu tidak dapat diukur secara konkret matematik. 

Pengertian Cantik dan Dimensi Kecantikan Fisik / Lahir Maupun Kecantikan Batin

Cantik merupakan hak yang telah dianugerahkan Allah (Tuhan Yang Maha Esa) kepada setiap wanita. Tidak ada wanita di dunia ini yang tidak cantik, kecuali mereka yang tidak mensyukuri nikmat yang diberikan kepadanya.

Karena itu cantik merupakan anugerah terindah yang hanya dimiliki oleh kaum wanita saja tidak ada yang lain. Sayangnya tidak semua wanita memahami hal tersebut. Bagaimanapun adanya bentuk tubuh anda berpikirlah positif, jangan sekali-kali berpikir bahwa anda tidak cantik. Bila anda menilai diri anda tidak cantik, berarti anda tidak bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Cantik tidak berarti bahwa seorang wanita itu harus memiliki hidung yang mancung, bertubuh seksi, mata seperti bintang kejora, bibir yang tipis, dagu seperti lebah tergantung dan sebagainya atau memiliki bentuk wajah yang normal, sama sekali tidak.

Namun cantik lebih cenderung pada perpaduan beberapa unsur yang tepat dan serasi, baik bentuk, corak, maupun rupa yang bernilai tinggi dan mengandung unsur daya tarik. Hal ini dapat diperumpamakan pada sebuah meubel bisa disebut cantik, bila perpaduan antara bentuk, warna dan desainnya memang tepat dan serasi.

Demikian pula halnya dengan seorang wanita, wanita tersebut dapat dikatakan cantik bila perpaduan antara penampilan fisik dan jiwa benar-benar tepat dan serasi. Artinya ketika seorang wanita telah mengenakan pakaiannya dengan model yang terindah, tetapi ia memperlihatkan tingkah laku, hati, sikap yang kurang baik, tentu saja ini akan dinilai oleh banyak orang dengan julukan “tidak cantik”. Wanita tersebut akan mendapat julukan atau disebut sebagai barang bagus bernilai ”rendah” dan sama sekali tidak memberi daya tarik pada orang lain.


Jadi kecantikan wanita tidak akan lepas dari 2 dimensi yakni dimensi lahir dan dimensi batin. Setiap wanita secara prinsip telah memiliki modal fisik yang cantik, namun yang perlu diperhatikan dan ditindak lanjuti adalah bagaimana wanita tersebut mengolah batin dan jiwanya agar terlihat cantik luar dan dalam.

Cara terbaik dan merupakan langkah awal adalah “melihat apa yang paling menarik dari diri anda baru kemudian mulai menikmati segala kekurangan/kelemahan”. Wanita yang jeli dengan hal ini akan berkonsentrasi untuk melengkapi segala kekurangan dan menonjolkan kelebihan yang dimilikinya. Misalnya: bila kulit anda hitam, maka anda tidak perlu merasa kecil hati, sebab tidak semua orang menyukai kulit putih dan membenci kulit hitam. Begitu juga tidak semua orang menyukai rambut yang indah, hitam dan berkilau.

Karena sesuai dengan perkembangan dunia kecantikan, yang terdiri dari berbagai macam bentuk, model serta warna rambut yang diinginkan seiring dengan trend mode. Di sinilah letak keadilan dari Tuhan Yang Maha Esa, masing-masing diciptakan berbeda-beda, namun yang terpenting adalah bagaimana anda selanjutnya memadukan dan menyempurnakan warna kulit dan trend rambut sehingga orang melihat anda secara utuh lahir dan batin.

Sementara kecantikan fisik, pada dasarnya setiap wanita bisa mensiasatinya dengan berbagai macam cara dari yang tradisional sampai ke modern. Tapi ada sesuatu hal yang harus diingat bahwa kecantikan fisik hanyalah bagian terkecil dari kecantikan yang hakiki. Contoh, ada orang secara fisik cantik namun dalam kesehariannya ia dikenal tidak jujur, suka memfitnah atau pemarah dan sebagainya, maka ia akan dinilai tidak cantik apalagi mempesona.

Dalam kehidupan manusia, kecantikan memainkan peran yang sangat besar. Untuk itu manusialah makhluk yang utama diberi kemampuan merasakan, menguasai sekaligus menikmati kecantikan.